Mengapa eSIM Telkomsel Menarik? Studi Kasus Pengguna Jangka Panjang
Telkomsel, raksasa telekomunikasi di Indonesia, akhirnya punya eSIM. Ini kabar bagus, terutama buat saya yang sering jalan-jalan atau memang butuh koneksi cadangan tanpa perlu repot bawa kartu SIM fisik. Sebagai nomad digital yang sudah lebih dari empat tahun hidup di jalan, ganti negara tiap 1 sampai 3 bulan, saya selalu cari cara paling stabil dan efisien buat internetan. Di Indonesia, Telkomsel memang juaranya. Sinyalnya ada di mana-mana, dari pegunungan Dieng sampai pelosok Labuan Bajo. Ini penting, apalagi kalau Anda seperti saya yang kadang harus upload video ke YouTube atau video call sama klien pas lagi di tengah perjalanan.
Stabilitas Jaringan Telkomsel: Mitos atau Fakta?
Saya ingat betul waktu di Bali, pernah tinggal di area Canggu dua bulan. Sewa kosan sekitar Rp 3,5 juta per bulan buat kamar lumayan besar, lengkap dengan AC dan kamar mandi dalam. Dulu, saya sering kerja dari Dojo Bali Coworking Space di Berawa. WiFi di sana memang kencang, tapi kadang mati lampu atau ada gangguan. Di situlah Telkomsel jadi penyelamat. Tethering dari ponsel pakai SIM Telkomsel selalu jadi backup utama saya. Kalau Anda mengandalkan koneksi buat kerja, apalagi yang butuh bandwidth besar seperti live streaming TikTok atau video call, stabilitas jaringan Telkomsel itu penting banget. Nggak ada yang lebih bikin kesal daripada koneksi putus pas lagi rapat penting, kan?
Kebutuhan Aplikasi Lokal: Mengapa SIM Fisik Kadang Tak Tergantikan
eSIM memang makin populer, tapi kadang SIM fisik, atau setidaknya nomor lokal, tetap jadi keharusan. Di beberapa negara, aplikasi bank atau layanan pemerintah masih sangat mengandalkan verifikasi SMS ke nomor lokal. Saya pernah kesulitan buka aplikasi bank di Brazil karena butuh nomor lokal buat OTP (one-time password) tiap kali login. Untungnya, di Indonesia, Telkomsel sudah dukung eSIM, jadi buat aplikasi lokal Indonesia seperti MyTelkomsel, Gojek, atau bank Indonesia, nomor eSIM Anda akan berfungsi sama baiknya dengan SIM fisik. Ini penting, karena banyak dari kita yang tetap harus urus administrasi atau bank di Indonesia meski lagi di luar negeri.
Proses Beli eSIM Telkomsel di GraPARI: Pengalaman Nyata
Waktu Telkomsel pertama kali ngumumin eSIM, saya langsung penasaran dan pengen coba. Saya sempat ke GraPARI Central Park Jakarta. Antreannya nggak sepanjang yang saya bayangkan, mungkin karena masih baru atau belum banyak yang tahu. Prosesnya memang nggak semudah beli eSIM luar negeri yang tinggal klik dan pindai QR. Ada sentuhan birokrasi khas Indonesia.
Menuju GraPARI: Persiapan dan Antrean
Ketika saya ke GraPARI, saya datang sekitar jam 10 pagi, nggak terlalu ramai. Saya ambil nomor antrean buat layanan pelanggan. Saran saya, hindari jam makan siang atau pulang kerja kalau nggak mau antre lama. Rata-rata waktu tunggu saya sekitar 15 sampai 20 menit. Setelah dipanggil, saya langsung bilang mau beli eSIM. Petugasnya sangat membantu dan menjelaskan langkah-langkahnya dengan sabar.
Langkah-langkah Pembelian di Tempat
- Siapkan Dokumen: Petugas akan minta KTP dan catat nomor kartu keluarga Anda. Pastikan data di KTP Anda masih berlaku.
- Pilih Nomor atau Migrasi: Anda bisa pilih nomor baru atau pindahin nomor Telkomsel yang sudah ada ke eSIM. Saya pilih nomor baru karena nomor utama saya sudah pakai slot fisik dan saya butuh nomor cadangan.
- Verifikasi Data: Petugas akan masukkan data Anda ke sistem dan verifikasi. Proses ini kadang butuh waktu lebih lama kalau ada masalah dengan data kependudukan.
- Pembayaran: Setelah data terverifikasi dan nomor dipilih, Anda akan diminta bayar biaya aktivasi atau paket awal yang Anda mau.
- Dapatkan QR Code: Petugas akan kasih selembar kertas berisi QR code eSIM Anda. Pastikan QR code ini nggak hilang atau rusak, karena ini kunci aktivasi Anda.
- Aktivasi Mandiri: Anda akan diminta untuk pindai QR code itu di ponsel Anda. Proses aktivasi ini umumnya cepat kalau nggak ada kendala jaringan.
Seluruh proses di GraPARI makan waktu sekitar 30 sampai 45 menit, tergantung ramai atau nggaknya dan lancar atau nggaknya verifikasi data. Ini beda jauh sama eSIM global yang bisa dibeli dan diaktifkan dalam hitungan menit dari mana saja.
Persyaratan dan Dokumen Penting untuk Aktivasi eSIM Telkomsel
Beli eSIM Telkomsel itu mirip beli kartu SIM fisik baru, ada aturan Kominfo yang harus diikuti. Ini bukan cuma soal punya HP yang cocok, tapi juga soal identitas diri.
Dokumen yang Wajib Disiapkan
- Kartu Tanda Penduduk (KTP) Asli: Ini wajib banget. Tanpa KTP, jangan harap bisa lanjut.
- Nomor Kartu Keluarga (KK): Nomor ini akan diminta buat proses registrasi. Pastikan Anda ingat atau bawa.
- Perangkat yang Mendukung eSIM: Ini juga penting. Nggak semua HP dukung eSIM. Pastikan HP Anda model iPhone XR ke atas, Samsung Galaxy S20 ke atas, atau beberapa model Huawei dan Google Pixel terbaru. Saya pakai iPhone 14 Pro, jadi nggak ada masalah.
Kenapa Registrasi Penting?
Pemerintah Indonesia mewajibkan registrasi kartu SIM (termasuk eSIM) pakai NIK (Nomor Induk Kependudukan) dan Nomor KK buat cegah penyalahgunaan. Jadi, jangan kaget kalau prosesnya agak detail. Ini juga salah satu alasan kenapa Anda nggak bisa beli eSIM Telkomsel dari luar negeri tanpa ada orang di Indonesia yang bisa ngurusin buat Anda.

Cara Aktivasi eSIM Telkomsel di iPhone dan Android
Setelah dapat QR code dari GraPARI, selanjutnya adalah aktivasi di ponsel Anda. Prosesnya cukup standar untuk eSIM, baik di iOS maupun Android.
Panduan Aktivasi di iPhone
- Buka Pengaturan: Pergi ke menu 'Pengaturan' atau 'Settings' di iPhone Anda.
- Pilih Seluler: Ketuk 'Seluler' atau 'Cellular'.
- Tambahkan Paket Seluler: Pilih 'Tambahkan Paket Seluler' atau 'Add Cellular Plan'.
- Pindai QR Code: Gunakan kamera iPhone Anda buat pindai QR code yang Anda dapat dari GraPARI. Pastikan cahaya cukup dan QR code terlihat jelas.
- Konfirmasi & Selesai: Ikuti instruksi di layar buat kasih nama eSIM Anda (misalnya, 'Telkomsel Utama' atau 'Telkomsel Cadangan') dan pilih SIM default buat data atau panggilan.
Panduan Aktivasi di Android
- Buka Pengaturan: Masuk ke 'Pengaturan' atau 'Settings'.
- Pilih Jaringan & Internet: Ketuk 'Jaringan & internet' atau 'Network & Internet'.
- SIM & Jaringan Seluler: Pilih 'SIM & jaringan seluler' atau 'SIM & Mobile Network'.
- Tambahkan eSIM: Cari opsi 'Tambahkan eSIM' atau 'Add eSIM' (namanya bisa beda tergantung merek HP Anda, misalnya 'Download a SIM').
- Pindai QR Code: Pindai QR code Telkomsel yang Anda punya.
- Konfigurasi: Ikuti petunjuk buat atur eSIM Anda, seperti pilih jaringan atau nama profil.
Biasanya, setelah aktivasi, eSIM langsung aktif dan terhubung ke jaringan Telkomsel. Kalau ada masalah, coba restart ponsel Anda atau hubungi layanan pelanggan Telkomsel. Jangan panik kalau nggak langsung nyambung, kadang perlu sedikit waktu buat sistemnya update.
Memahami Paket Internet eSIM Telkomsel: Mana yang Paling Pas?
Pilihan paket internet Telkomsel memang banyak banget. Buat eSIM, umumnya paket yang ditawarkan sama kayak SIM fisik, tapi ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan, apalagi kalau Anda sering ke luar negeri.
Pilihan Paket Data Lokal
Telkomsel punya berbagai paket data, dari harian sampai bulanan, dengan kuota yang beda-beda. Buat saya yang sering di Indonesia selama beberapa minggu, biasanya saya ambil paket bulanan sekitar 50GB dengan harga Rp 120.000 sampai Rp 150.000. Ini cukup buat kerja, browsing, dan sesekali streaming. Tapi, apa paket ini cocok buat di luar negeri? Jawabannya, nggak secara langsung.
| Tipe Paket | Kuota Data | Masa Aktif | Harga (Estimasi) | Cocok Untuk |
|---|---|---|---|---|
| Paket Harian | 1-5 GB | 1-3 Hari | Rp 10.000 - Rp 25.000 | Penggunaan singkat di dalam kota |
| Paket Mingguan | 7-15 GB | 7 Hari | Rp 30.000 - Rp 60.000 | Liburan pendek atau transit |
| Paket Bulanan | 20-100 GB | 30 Hari | Rp 80.000 - Rp 250.000 | Penggunaan reguler, kerja, atau belajar |
| Paket Roaming | Bervariasi (mulai 1GB) | 3-30 Hari | Mulai Rp 100.000 (tergantung negara) | Perjalanan singkat ke luar negeri |
Telkomsel RoaMAX: Solusi Roaming yang Harus Diperhatikan
Buat penggunaan di luar negeri, Telkomsel punya paket RoaMAX. Harganya beda-beda tergantung negara tujuan dan jumlah kuotanya. Misalnya, kalau ke Singapura, paket RoaMAX 3GB buat 3 hari bisa sekitar Rp 100.000-an. Nah, ini yang sering jadi masalah buat nomad seperti saya. Kalau saya tinggal di Singapura sebulan, berarti saya harus beli paket RoaMAX berkali-kali, atau beli yang kuota besar dengan harga selangit. Ini seringkali nggak efisien dan bikin kantong bolong. Saya ingat, dulu waktu di Singapura, saya pernah coba pakai RoaMAX dan habis sekitar Rp 500.000 cuma buat seminggu, itu pun dengan pemakaian yang saya hemat-hemat. Akhirnya saya cari eSIM buat destinasi Asia Tenggara yang lebih masuk akal.
Kekurangan eSIM Lokal untuk Traveler Jangka Panjang: Pengalaman Saya
Meskipun eSIM Telkomsel nyaman dipakai di Indonesia, ada beberapa kekurangan besar yang saya rasakan sebagai traveler jangka panjang.
Keterbatasan Roaming dan Biaya Selangit
Ini poin paling penting. Paket roaming dari operator lokal seperti Telkomsel, XL, atau Tri (Anda bisa cek juga ulasan eSIM Tri untuk luar negeri) biasanya mahal banget dibanding eSIM global. Kalau Anda cuma liburan singkat 3 sampai 5 hari ke Singapura atau Malaysia, mungkin masih bisa ditolerir. Tapi kalau Anda seperti saya, yang tinggal di satu negara bisa sampai 1 sampai 3 bulan, biaya roaming ini bisa jadi lebih mahal dari uang sewa apartemen. Saya pernah di Chiang Mai, Thailand, sewa apartemen bulanan sekitar 8.000 baht (sekitar Rp 3,5 juta). Kalau pakai roaming Telkomsel sebulan penuh, bisa-bisa saya habis 2 juta rupiah lebih cuma buat internet. Jelas nggak masuk akal.
Proses Pembelian dan Aktivasi di Luar Negeri yang Mustahil
Anda nggak bisa beli atau daftar eSIM Telkomsel kalau Anda sudah ada di luar negeri, kecuali ada orang di Indonesia yang bisa urus di GraPARI buat Anda. Ini jadi masalah besar kalau Anda tiba-tiba butuh koneksi darurat di negara lain. Pengalaman ini beda banget sama eSIM global yang bisa dibeli dan diaktifkan kapan saja, di mana saja, asalkan ada koneksi internet sementara (misalnya, WiFi bandara).
Ketergantungan pada Operator Tunggal
Dengan eSIM lokal, Anda cuma terikat pada satu operator. Kalau di negara tujuan sinyal operator itu kurang bagus, atau ada gangguan, Anda nggak punya pilihan lain. Beda sama eSIM global yang seringnya kerja sama dengan beberapa operator lokal di satu negara, jadi Anda bisa pindah jaringan kalau perlu.

Cellesim sebagai Alternatif eSIM Telkomsel: Solusi Tanpa Ribet untuk Luar Negeri
Setelah bertahun-tahun coba berbagai solusi, saya akhirnya punya daftar eSIM global yang saya sarankan ke teman-teman nomad. Cellesim salah satunya yang sering saya pakai dan rekomendasikan buat jalan-jalan ke luar negeri.
Apa Itu Cellesim?
Cellesim adalah penyedia layanan eSIM global yang bikin Anda bisa beli paket data buat berbagai negara tanpa perlu kartu fisik. Keunggulan utamanya adalah gampang dan fleksibel. Anda bisa beli dari mana saja, kapan saja, dan aktifkan dalam hitungan menit. Ini sering jadi penyelamat saya waktu tiba di negara baru dan butuh internet instan buat pesan taksi atau cari arah ke penginapan.
Bagaimana Cellesim Memecahkan Masalah Traveler?
- Pembelian Instan: Nggak perlu antre di GraPARI atau toko operator. Cukup buka aplikasi atau website, pilih negara tujuan (eSIM Jepang misalnya), pilih paket, bayar, dan QR code langsung dikirim ke email.
- Aktivasi Mudah: Pindai QR code, dan selesai. Proses ini biasanya nggak lebih dari 5 menit. Praktis banget waktu Anda baru mendarat di negara asing dan butuh langsung nyambung internet.
- Harga Lebih Kompetitif: Buat penggunaan jangka panjang atau ke banyak negara, Cellesim sering kasih harga per GB yang jauh lebih murah dibanding paket roaming operator lokal. Saya pernah pakai Cellesim di Korea Selatan, paket 10GB buat 30 hari itu jauh lebih murah daripada RoaMAX Telkomsel dengan kuota yang sama. Anda bisa bandingkan juga dengan eSIM lokal di Jepang dan Korea.
- Fleksibilitas Paket: Cellesim punya banyak pilihan paket, dari yang kecil buat liburan singkat sampai yang besar buat nomad seperti saya. Anda bisa pilih sesuai kebutuhan, tanpa terikat kontrak jangka panjang.
Cellesim untuk Destinasi Populer
Sebagai editor Pasar Indonesia buat Cellesim, saya sering lihat pola pembelian eSIM oleh traveler Indonesia. Destinasi seperti Singapura, Jepang (terutama waktu liburan sekolah), dan Arab Saudi (buat Haji & Umrah) adalah yang paling banyak dicari. Cellesim menyediakan paket khusus buat negara-negara itu dengan harga yang sangat bersaing.
Perbandingan Cellesim vs. eSIM Lokal: Mana yang Lebih Menguntungkan?
Memilih antara eSIM lokal (seperti Telkomsel) dan eSIM global (seperti Cellesim) tergantung banget sama kebutuhan perjalanan Anda. Yuk, kita bandingkan.
Perbandingan Fitur dan Harga
| Fitur | eSIM Telkomsel (Lokal) | Cellesim (Global) |
|---|---|---|
| Target Pengguna | Penduduk Indonesia, penggunaan dalam negeri | Traveler internasional, penggunaan di luar negeri |
| Proses Pembelian | Wajib ke GraPARI dengan KTP/KK | Online, dari mana saja, kapan saja |
| Aktivasi | Pindai QR setelah registrasi di GraPARI | Pindai QR setelah pembelian online |
| Harga Roaming Internasional | Cenderung mahal, paket terbatas | Lebih terjangkau, banyak pilihan paket |
| Ketersediaan Negara | Hanya di Indonesia (dengan RoaMAX terbatas) | Lebih dari 190 negara/wilayah |
| Nomor Telepon | Mendapatkan nomor telepon Indonesia | Hanya data, tidak ada nomor telepon (kecuali paket tertentu) |
| Dukungan Aplikasi Lokal | Penuh untuk aplikasi Indonesia | Tidak ada nomor lokal untuk verifikasi SMS |
Skenario Penggunaan: Kapan Pilih yang Mana?
- Pilih eSIM Telkomsel jika: Anda adalah penduduk Indonesia yang butuh nomor telepon lokal buat verifikasi aplikasi bank, Gojek, atau layanan pemerintah. Anda juga lebih sering di dalam negeri dan butuh koneksi paling stabil di pelosok Indonesia.
- Pilih Cellesim jika: Anda adalah traveler internasional yang butuh internet di luar negeri. Anda cari kemudahan, harga yang lebih bersaing buat data roaming, dan fleksibilitas buat pindah antar negara tanpa perlu ganti SIM fisik. Ini pas banget buat liburan atau mudik ke luar negeri.
Intinya, eSIM Telkomsel itu bagus buat jaga koneksi Anda tetap stabil di Indonesia dan pastikan semua aplikasi lokal jalan lancar. Tapi kalau kaki Anda sudah melangkah keluar dari batas negara, Cellesim atau penyedia eSIM global lain akan jauh lebih praktis dan hemat. Saya selalu pakai Cellesim buat data di luar negeri, dan SIM Telkomsel fisik (atau eSIM Telkomsel kalau sudah bisa diaktifkan online) saya biarin aktif buat terima SMS penting dari bank atau keluarga di Indonesia.

Tips Memilih eSIM Terbaik untuk Perjalanan Anda: Studi Kasus Destinasi
Memilih eSIM terbaik bukan cuma soal harga, tapi juga cocok nggaknya sama gaya perjalanan Anda. Saya sudah keliling Asia Tenggara, Eropa, sampai Amerika Latin, dan setiap tempat punya ciri khas beda.
eSIM untuk Destinasi Asia Tenggara (Singapura, Thailand, Malaysia)
Di Asia Tenggara, internet relatif murah dan gampang dicari. Tapi, kalau Anda sering pindah kota atau negara dalam waktu singkat, Cellesim adalah pilihan pintar. Saya pernah sebulan di Bangkok, sering kerja dari The Commons di Thonglor (WiFi kencang, banyak pilihan makanan enak). Paket Cellesim 10GB seharga sekitar Rp 150.000 buat 30 hari sudah lebih dari cukup buat dukung aktivitas di luar coworking space. Harga sewa apartemen di Thonglor buat sebulan sekitar 12.000-18.000 baht (Rp 5-8 juta), jadi kalau internet roaming mahal, bisa ganggu anggaran. Buat destinasi ini, Anda bisa lihat juga perbandingan eSIM by.U vs Cellesim.
eSIM untuk Destinasi Jauh (Eropa, Amerika)
Waktu saya di Berlin, Jerman, saya tinggal di Kreuzberg, sewa kamar sebulan sekitar 600 Euro (sekitar Rp 10 juta). Di sini, internet lokal mahal, tapi eSIM global sangat membantu. Cellesim punya paket regional Eropa yang nyakup banyak negara, jadi saya nggak perlu ganti-ganti eSIM tiap kali pindah negara naik kereta. Misalnya, paket 20GB buat 30 hari di Eropa bisa sekitar Rp 300.000-Rp 400.000. Ini jauh lebih hemat daripada beli SIM lokal di setiap negara atau pakai roaming Telkomsel. Beberapa aplikasi seperti layanan transportasi umum di Berlin (BVG) memang butuh nomor lokal buat daftar awal, tapi setelah itu bisa pakai data eSIM global tanpa masalah.
Faktor Penting Lainnya yang Perlu Dipertimbangkan
- Jumlah Data yang Dibutuhkan: Kalau cuma sesekali cek email dan peta, paket kecil sudah cukup. Kalau butuh buat kerja, video call, atau streaming, pilih paket yang lebih besar.
- Masa Berlaku Paket: Sesuaikan sama durasi perjalanan Anda. Jangan sampai kuota habis padahal perjalanan masih panjang, atau kuota sisa banyak tapi paket sudah kedaluwarsa.
- Dukungan Pelanggan: Pastikan penyedia eSIM punya dukungan pelanggan yang cepat tanggap. Saya pernah masalah aktivasi di Madrid, dan Cellesim respons cepat via chat.
- Kompatibilitas Perangkat: Selalu pastikan ponsel Anda mendukung eSIM.
Jangan sampai liburan Anda rusak cuma gara-gara masalah koneksi. Siapkan eSIM Anda jauh-jauh hari, apalagi menjelang musim liburan seperti Libur Sekolah Juni-Juli 2026 atau Natal.

Kesimpulan: Memilih Koneksi yang Tepat untuk Petualangan Digital Anda
Pada akhirnya, mau pakai eSIM Telkomsel atau beralih ke alternatif global seperti Cellesim, itu tergantung banget sama kebutuhan spesifik Anda sebagai traveler. Buat pakai di dalam negeri, eSIM Telkomsel pilihan yang oke, apalagi kalau Anda butuh nomor Indonesia buat berbagai urusan administrasi dan aplikasi lokal. Stabilitas jaringannya nggak perlu diragukan.
Tapi, kalau Anda traveler sejati, seorang digital nomad yang sering pindah negara, atau cuma sekadar liburan ke luar negeri, eSIM global seperti Cellesim kasih fleksibilitas, kemudahan, dan biaya yang jauh lebih hemat. Nggak perlu repot antre di GraPARI di setiap negara, nggak perlu khawatir biaya roaming yang membengkak, dan bisa langsung nyambung begitu mendarat di tempat baru. Saya pribadi selalu punya satu eSIM global aktif di ponsel saya, di samping SIM fisik Indonesia buat keperluan penting. Ini kombinasi terbaik buat memastikan saya selalu terhubung, baik di dalam maupun luar negeri.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah eSIM Telkomsel bisa digunakan untuk roaming di luar negeri?
Ya, eSIM Telkomsel bisa dipakai buat roaming di luar negeri kalau Anda aktifkan paket RoaMAX. Tapi, paket RoaMAX seringnya lebih mahal dibanding eSIM global kayak Cellesim, apalagi kalau buat pemakaian jangka panjang di beberapa negara.
Bagaimana cara mengecek apakah ponsel saya mendukung eSIM?
Anda bisa cek di pengaturan ponsel. Buat iPhone, buka Pengaturan > Seluler > Tambahkan Paket Seluler. Buat Android, biasanya di Pengaturan > Jaringan & Internet > SIM & jaringan seluler > Tambahkan eSIM. Model populer yang dukung eSIM antara lain iPhone XR ke atas, Samsung Galaxy S20 ke atas, dan Google Pixel 3 ke atas.
Bisakah saya membeli eSIM Telkomsel secara online?
Sampai sekarang, beli dan daftar eSIM Telkomsel masih harus datang langsung ke GraPARI terdekat sambil bawa KTP dan KK. Proses ini beda sama eSIM global yang bisa dibeli dan diaktifkan sepenuhnya secara online.
Apakah nomor telepon saya akan berubah jika saya beralih ke eSIM Telkomsel?
Nggak harus. Anda punya pilihan buat pindahin nomor Telkomsel yang sudah ada ke eSIM, atau Anda bisa pilih buat dapat nomor baru. Ini kasih fleksibilitas buat pengguna.
Berapa biaya rata-rata untuk membeli dan mengaktifkan eSIM Telkomsel?
Biaya beli eSIM Telkomsel beda-beda tergantung paket awal yang Anda pilih. Biasanya ada biaya aktivasi kecil atau Anda langsung beli paket data tertentu. Contohnya, paket awal bisa mulai dari Rp 25.000 sampai Rp 100.000-an tergantung kuota data yang dikasih.
Apa keuntungan utama menggunakan Cellesim dibandingkan eSIM lokal saat bepergian ke luar negeri?
Keuntungan utama Cellesim itu gampang banget belinya dan aktifinnya online dari mana saja, harga data internasionalnya lebih bersaing, dan fleksibel buat pilih paket di berbagai negara tanpa perlu ganti kartu fisik atau urus roaming yang mahal. Ini pas banget buat traveler yang sering pindah negara.
Bisakah saya memiliki eSIM Telkomsel dan Cellesim aktif bersamaan di satu ponsel?
Ya, kebanyakan ponsel modern yang dukung eSIM memungkinkan Anda punya beberapa profil eSIM, termasuk satu dari Telkomsel dan satu dari Cellesim, aktif barengan. Anda bisa pilih mana yang dipakai buat data seluler dan mana buat panggilan/SMS.




